Headlines News :
Home » , , » Mursi: Sekarang Saatnya Menghukum Pengkhianat Negara

Mursi: Sekarang Saatnya Menghukum Pengkhianat Negara

Written By PKS Siak on Saturday, 8 December 2012 | 02:36



Kairo - Akhirnya Mursi bicara juga, setelah beberapa hari diam mengamati setiap perkembangan yang terjadi pasca dikeluarkannya deklarasi konstitusi (dekrit) 21 November lalu. Ini adalah untuk kedua kalinya Mursi bicara terkait dekritnya.  Sebelumnya di depan jutaan massa pendukung di depan Ittihadiyah Mursi sudah menyampaikan pidatonya yang berisi tamparan keras bagi pihak-pihak yang berkamuflase di balik institusi negara.
Namun setelah terjadinya aksi protes kelompok oposisi di depan Istana Ittihadiyah hingga menjatuhkan korban disusul tuntutan oposisi, akhirnya Mursi bicara. Kemarin malam (6/12) Morsi menyampaikan pidato dan pesan-pesan lebih keras dan sambungan pidato sebelumnya. Di antara poin-poinnya adalah:
  1. Mursi tidak membedakan antara pendukung dan  oposisi. Negara telah menyatukan semua
  1. Kepiluan yang mendalam atas ruh yang menghadap Tuhannya dan darah yang tertumpah tanpa dosa
  2. Baik kalangan mayoritas atau minoritas harus mengutamakan kepentingan negara
  3. Menghormati aksi damai, tapi tidak akan menolerir pembuat kekacauan dan kerusakan
  4. Tidak akan toleransi pada upaya kudeta terhadap kedaulatan rakyat
  5. Aksi demonstrasi Selasa lalu telah menyerang properti institusi kepresidenan
  6. Mereka yang menyusup ke tengah-tengah demonstran tak akan luput dari hukum
  7. Beberapa pelaku yang ditangkap memiliki kontrak kerja dan hubungan dengan beberapa oknum yang mengaku-ngaku kekuatan politik
  8. Saya bisa membedakan mana oposisi yang jujur dan mana yang hanya ingin mengancam negara
  9. Salah seorang terdakwa kasus “Tragedi Unta” di Tahrir beberapa waktu lalu telah menggunakan kantornya untuk merancang aksi pengacauan
  10. Proteksi kebijakan-kebijakan presiden tidak bermaksud menghalangi peradilan untuk bekerja
  11. Dikeluarkan Deklarasi Konstitusi adalah untuk antisipasi hal-hal yang membahayakan negara
  12. Masa berlaku Deklarasi Konstitusi akan berakhir setelah referendum konstitusi baru, Ya atau TIDAK
  13. Pasal 6 Deklarasi Konstitusi tidak dibutuhkan jika kondisi negara stabil
  14. Mengundang semua parpol, pemida, para petinggi dan pakar hukum dalam dialog Sabtu mendatang
  15. Ungkapan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluara syuhada insiden Istana Ittihadiyah
  16. Mengajak rakyat untuk ikut serta mengatasi aksi para pengacau  dan yang mengancam tanah air
  17. Aksi demonstrasi damai akan dijamin selama tidak mengganggu jalannya produksi dan tidak menyerang BUMN dan swasta
  18. Sama sekali tidak ada hubungan unjuk rasa dengan menyerang perusahaan-perusahaan dan membakar kantor-kantor partai!
  19. Referendum konstitusi baru akan terlaksana sesuai yang dijadwalkan
  20. Saya tidak akan menggunakan otoritas tunggal dalam menetapkan urusan publik, keputusan akhir ada di tangan rakyat
  21. Tidak akan bersikukuh mempertahankan pasal 6 deklarasi konstitusi yang dikeluarkan baru-baru ini
  22. Tujuan adanya pasal 6 hanya untuk melindungi nasib bangsa
  23. Lembaga kehakiman harus menggunakan segala wewenangnya untuk melindungi institusi negara
  24. Ini adalah saatnya untuk menghukum mereka yang telah menghamburkan hartanya untuk menikam stabilitas negara
  25. Membedakan antara oposisi dengan mereka yang mengucurkan dana hasil korupsi untuk  meruntuhkan struktur negara
  26. Beberapa terdakwa mengaku mendapat suntikan dana untuk menyerang demonstran. [sinaimesir]

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Powered by Blogger.

Blog Archive

Connect on Facebook

Topik Pilihan

Terpopuler

 
PKS Menang © 2013-2014. All Rights Reserved. Our materials may be copied, printed and distributed, by referring to this site. Powered by PKS Siak
)|( Kami Hadir Sejak 23 Januari 2013 )|(